SURVEILANS KUALITAS UDARA DALAM RUANG (SKUDR) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN DI WILAYAH PUSKESMAS SRUWENG
SURVEILANS KUALITAS UDARA DALAM RUANG (SKUDR) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN DI WILAYAH PUSKESMAS SRUWENG
Sruweng, 11 Juli 2026. Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Sruweng, Wiji Wahyuningtyas,S.Tr.KL, MM dan Farah Nabila Putri, Amd.KL melaksanakan kegiatan Surveilans Kualitas Udara Dalam Ruang (SKUDR). SKUDR adalah kegiatan pemantauan dan evaluasi sistematis terhadap kondisi fisik serta kualitas udara di dalam bangunan seperti rumah atau kantor. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa desa di wilayah Puskesmas Sruweng, seperti desa Condongcampur, desa Sidoharjo dan desa lainnya.
Tujuannya SKUDR adalah untuk mendeteksi, mengukur, dan mengevaluasi adanya polutan atau agen pencemar yang berpotensi mengganggu kesehatan manusia di dalam gedung, memastikan udara aman dan sehat untuk dihirup, mencegah penyakit gangguan pernapasan, serta mengendalikan potensi bahaya polusi.
Menjaga kualitas udara dalam ruang sangat penting karena kita menghabiskan sekitar 90 % waktu di dalam ruangan. Udara yang bersih mencegah berbagai penyakit seperti pernapasan, alergi, dan sick building syndrome (SBS). Memantau partikel yang tidak kasatmata adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar sehat dan aman. Memastikan sirkulasi udara dalam ruangan sangat penting untuk menjaga pasokan oksigen, mencegah penumpukan polutan, seperti debu serta mengontrol kelembapan agar terhindar dari pertumbuhan jamur yang memicu gangguan pernapasan.
Adapun indikator untuk memastikan udara dalam ruang benar-benar aman adalah sebagai berikut :
1. Suhu dan kelembaban : Suhu menjadi sangat penting untuk menjaga kenyamanan penghuni ruangan, dan mencegah pertumbuhan jamur.
2. Partikulat debu : Memantau keberadaan partikel berbahaya (PM 2.5 dan PM 10), ini penting untuk melindungi kesehatan keluarga, mencegah penyakit pernapasan (seperti asma dan ISPA), serta mengidentifikasi sumber polusi agar langkah perbaikan tata udara bisa segera dilakukan.
3. Sirkulasi Udara : Memastikan laju ventilasi baik, menciptakan pertukaran udara yang optimal di dalam ruangan, ini sangat penting untuk memasok oksigen, membuang polutan atau gas berbahaya, mengontrol suhu dan kelembapan untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan penghuni.
4. Mengukur tingkat pencahayaan : Mengukur tingkat pencahayaan dalam rumah penting untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan produktivitas, memastikan kenyamanan, dan mendukung efisiensi energi. Pencahayaan yang tepat mencegah mata lelah, mengurangi risiko cedera/terjatuh, serta menciptakan suasana ruang yang optimal.
5. Mengukur kebisingan : Mengukur kebisingan dalam ruang penting untuk memastikan tingkat kenyamanan penghuni ruangan.
Melalui kegiatan SKUDR, petugas juga melaksanakan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa menerapkan perilaku sehat, seperti rutin membuka jendela untuk menjaga sirkulasi udara, dan tetap melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
