PUSKESMAS SRUWENG GELAR PERTEMUAN KADER, SINERGI WUJUDKAN KECAMATAN DAN DESA SEHAT
PUSKESMAS SRUWENG GELAR PERTEMUAN KADER, SINERGI WUJUDKAN KECAMATAN DAN DESA SEHAT
Sruweng 16 Juli 2026. Puskesmas Suweng menyelenggarakan Pertemuan Pemberdayaan Kader untuk mendukung pembentukan Forum Kecamatan Sehat dan Desa Sehat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Sruweng, kegiatan dihadiri oleh Ketua FKD dan kader kesehatan perwakilan dari 21 desa di kecamatan Sruweng.
Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun sistem kesehatan berbasis wilayah. Wiji Wahyuningtyas,S.Tr.KL,MM selaku Tenaga Sanitasi Lingkungan menekankan bahwa peran kader sangat penting, kader adalah garda terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Pembentukan forum ini membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar program prioritas seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dapat berjalan optimal. Kecamatan Sehat mewujudkan wilayah yang bersih, aman, dan nyaman membawa manfaat untuk masyarakat, penurunan angka kesakitan, menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih, serta penguatan ekonomi warga masyarakat
Dalam kegiatan ini juga hadir Martanto, SKM,MPH Ketua Tim Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga selaku narasumber dari Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen, menjelaskan bahwa konsep "Desa Sehat Menuju Kecamatan Sehat" adalah strategi pembangunan kesehatan berjenjang yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat mulai dari tingkat terkecil (desa) untuk menciptakan ekosistem wilayah yang mandiri dan menyeluruh. Kecamatan Sehat adalah kondisi wilayah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduk. Kondisi ini dicapai melalui serangkaian kegiatan terintegrasi antara masyarakat dan pemerintah daerah
Kecamatan Sehat adalah pilar utama dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat, yakni kondisi wilayah yang bersih, aman, dan nyaman untuk dihuni. Kondisi ini dicapai melalui penerapan berbagai tatanan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta pemerintah.
Kabupaten/Kota sehat diselenggarakan dalam 9 Tatanan yang dinilai dengan 150 indikator yang berkoordinasi dengan lintas kementrian terkait, yaitu:
1. Tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri
2. Tatanan pemukiman dan fasilitas Umum
3. Tatanan Satuan pendidikan
4. Tatanan Pasar
5. Tatanan Perkantoran dan Perindustrian
6. Tatanan Pariwisata
7. Tatanan Transportasi dan Tertib Lalu Lintas
8. Tatanan Perlindungan Sosial
9. Tatanan Penanggulangan Bencana
